Deru seruan kalbu
Menohok tangis airmata debu
Menjerit nyaring memanggil manggil
Pulangnya sukma
Tak terantar pesan memisah
Pekat jiwa sepekat sebagian langit
Lupa lena menyebut diri luka
Lari terbirit birit
Oleh takut yang dirajut
Menengarai buncah seolah marah
Padahal dia hanya menjalani titah
Alam tak marah
tapi..
Jemari Tuhan sedang membelai belai kita
Yang lelap di nina bobokkan tawa
Hahaha itu berbau jelaga
Dan saudaraku menangis lagi
Hingar disana
Pilu disana
Airmata masih mengalir
Entah apalagi
Kan membuat mengalir lagi
Menyambung seolah tak henti
Negeri Rindu itu terisak lagi...
(digend..negeri rindu)
Menohok tangis airmata debu
Menjerit nyaring memanggil manggil
Pulangnya sukma
Tak terantar pesan memisah
Pekat jiwa sepekat sebagian langit
Lupa lena menyebut diri luka
Lari terbirit birit
Oleh takut yang dirajut
Menengarai buncah seolah marah
Padahal dia hanya menjalani titah
Alam tak marah
tapi..
Jemari Tuhan sedang membelai belai kita
Yang lelap di nina bobokkan tawa
Hahaha itu berbau jelaga
Dan saudaraku menangis lagi
Hingar disana
Pilu disana
Airmata masih mengalir
Entah apalagi
Kan membuat mengalir lagi
Menyambung seolah tak henti
Negeri Rindu itu terisak lagi...
(digend..negeri rindu)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar