Cerita tentang peristiwa yang sertai derita sesak napasku..
Menggelikan..Menyebalkan..Mengharukan..
Menggelikan..
Malam itu sesak napasku belum sembuh setelah 2 hari aku derita..sesak yang disertai bunyi "Ngiirr..Ngiirr" seperti biola kendor senarnya..
Semua anggota keluarga telah tertidur pulas..aku kebetulan tidur dengan adikku yang bungsu "Sidig Rini Widyastuti"..aku tatap dia,cantik parasnya..aku pun mencoba untuk memejamkan mataku.
Tiba-tiba saat tengah malam adikku terbangun,melangkahiku perlahan dia turun dari tempat tidur.Aku terjaga karena aku memang nggak bisa tertidur pulas benar.
Aku lihat adikku merundukkan badannya dan menjulurkan kepalanya ke kolong tempat tidur.Aku dengar dia bersuara,"Puuss..Puuss..Puuss.!"..Aku heran dengan apa yang dia lakukan dan bertanya,..
"Apa yang sedang kamu lakukan ??".Adikku menjawab dalam kantuknya,..
"Aku mendengar suara anak kucing dari kolong.!!"..
Masya Allah..tanpa sadar suara sesak napasku yang seperti suara biola'serak serak sember' tlah membangunkan adikku,dan dia seperti mendengar suara ANAK KUCING dari kolong tempat tidur.!!
Aku tersenyum dan menyuruhnya tidur kembali tanpa memberitahu dia bahwa suara itu suara napasku.
Menyebalkan..
Sudah sangat diketahui oleh saudara2ku bahwa bapak tidak akan menolak atau paling tidak berusaha memenuhi permintaanku saat kumat sesak napasku,..
Contoh;..waktu itu tivi berwarna kami dijual bapak untuk membayar sekolah kakakku tanpa sepengetahuanku..Paginya,salah satu saudaraku memberitahuku bahwa tivi telah dijual bapak.
Alhasil,bengekku kumat !..Dua hari kemudian bapak pulang membawa tivi itu lagi ke rumah..!
(maafkan aku bapak)
Minggu lainnya,aku terserang sesak napas yang lumayan hebat..dari sore aku sudah megap2.
Sepulang kerja,bapak langsung mendekat dan bertanya perlahan,
"Kamu minta apa nduk,..bilang ke bapak ?!".
Belum mampu aku menjawab karena terlalu sibuk menarik napas.Tiba-tiba kakakku 'Sidig Eni Lestari' yang super badung dan biasanya agak cuek dengan sesak napasku (mungkin sudah imun..itu lagi,itu lagi) mendekatiku dan berbisik,
"Bilang sama bapak kalau kamu minta SEPEDA !!"..( dia sempat bilang pengen punya sepeda sebelum aku sakit)..Gila..aku merasa dimanfaatkan !!.
Ingin sekali aku tertawa terbahak kalau saja aku bisa meski gondok juga dengan ulahnya !!.
Tidak aku turuti permintaan kakakku,karena aku terlalu sibuk menarik napas dan sakit dadaku.Sekarang setiap aku ketemu kakakku,dia tertawa sampai keluar airmata kalau aku ungkit ulahnya itu.Dasar bocah badung !!.
Mengharukan..
Sesak napasku kali ini sepertinya yang terlama (hampir 5 hari dan sudah ke dokter).
Malam telah larut namun bapak dan ibu serta sebagian saudaraku masih terjaga,mungkin ingin menemani ibukku yang sedari sore nggak beranjak dari sisiku..ibu usap2 punggung dan dadaku dan usapan2 tangan ibukku serasa meringankan deritaku..(aku selalu menginginkan itu).
SEmakin malam sesak napasku kian hebat..aku dengar bapak membaca ayat2 suci,dan aku seperti akan segera kehabisan napas..aku ingat,aku dipeluk erat ibuku..
Tiba-tiba,aku merasa seperti ada hembusan napas di telingaku,napas ibuku disertai isak tangisnya..
"Duh Gusti Allah..andai Engkau ingin mengambil nyawa anakku malam ini,aku ikhlas...tapi,Duh Gusti Allah..andai aku bisa meminta..ambillah nyawaku saja,jangan nyawa anakku..anakku masih muda dan mungkin masih panjang jalan yang bisa dia tempuh..!!" ,ratap ibuku dalam tangisnya.
Masya Allah..ibuku mau menukar nyawanya dengan nyawaku..berarti ibuku harus meninggal..dan kalau ibuku meninggal,aku gak punya ibu lagi...
Subhanallah..Aku merasa semangat hidupku kembali lagi dan aku merasa mulai mudah menarik napas lagi..Ibuku membiarkanku perlahan tertidur dan mengusap usap punggung dan dadaku yang harus tidur dalam posisi duduk,badan depanku disangga 3 bantal..aku pulas.
Note:..ini kisah nyata yang ku alami dan masih melekat di otakku..banyak peristiwa yang menggelikan,menyebalkan,dan mengharukan..namun terlalu banyak untuk kuceritakan disini.
* Ibuku..ibu dengan seribu hati (andai aku bisa seperti beliau)..terimakasih atas pengorbananmu..bahkan nyawamu pun engkau tawarkan..
* mbak Eni dan adikku Rini,terimakasih atas ulah kalian...hehehe..(saudaraku yang lain tunggu giliran kalian.!!)
Facebooker..Have a nice day..GBU.
Menggelikan..Menyebalkan..Mengharukan..
Menggelikan..
Malam itu sesak napasku belum sembuh setelah 2 hari aku derita..sesak yang disertai bunyi "Ngiirr..Ngiirr" seperti biola kendor senarnya..
Semua anggota keluarga telah tertidur pulas..aku kebetulan tidur dengan adikku yang bungsu "Sidig Rini Widyastuti"..aku tatap dia,cantik parasnya..aku pun mencoba untuk memejamkan mataku.
Tiba-tiba saat tengah malam adikku terbangun,melangkahiku perlahan dia turun dari tempat tidur.Aku terjaga karena aku memang nggak bisa tertidur pulas benar.
Aku lihat adikku merundukkan badannya dan menjulurkan kepalanya ke kolong tempat tidur.Aku dengar dia bersuara,"Puuss..Puuss..Puuss.!"..Aku heran dengan apa yang dia lakukan dan bertanya,..
"Apa yang sedang kamu lakukan ??".Adikku menjawab dalam kantuknya,..
"Aku mendengar suara anak kucing dari kolong.!!"..
Masya Allah..tanpa sadar suara sesak napasku yang seperti suara biola'serak serak sember' tlah membangunkan adikku,dan dia seperti mendengar suara ANAK KUCING dari kolong tempat tidur.!!
Aku tersenyum dan menyuruhnya tidur kembali tanpa memberitahu dia bahwa suara itu suara napasku.
Menyebalkan..
Sudah sangat diketahui oleh saudara2ku bahwa bapak tidak akan menolak atau paling tidak berusaha memenuhi permintaanku saat kumat sesak napasku,..
Contoh;..waktu itu tivi berwarna kami dijual bapak untuk membayar sekolah kakakku tanpa sepengetahuanku..Paginya,salah satu saudaraku memberitahuku bahwa tivi telah dijual bapak.
Alhasil,bengekku kumat !..Dua hari kemudian bapak pulang membawa tivi itu lagi ke rumah..!
(maafkan aku bapak)
Minggu lainnya,aku terserang sesak napas yang lumayan hebat..dari sore aku sudah megap2.
Sepulang kerja,bapak langsung mendekat dan bertanya perlahan,
"Kamu minta apa nduk,..bilang ke bapak ?!".
Belum mampu aku menjawab karena terlalu sibuk menarik napas.Tiba-tiba kakakku 'Sidig Eni Lestari' yang super badung dan biasanya agak cuek dengan sesak napasku (mungkin sudah imun..itu lagi,itu lagi) mendekatiku dan berbisik,
"Bilang sama bapak kalau kamu minta SEPEDA !!"..( dia sempat bilang pengen punya sepeda sebelum aku sakit)..Gila..aku merasa dimanfaatkan !!.
Ingin sekali aku tertawa terbahak kalau saja aku bisa meski gondok juga dengan ulahnya !!.
Tidak aku turuti permintaan kakakku,karena aku terlalu sibuk menarik napas dan sakit dadaku.Sekarang setiap aku ketemu kakakku,dia tertawa sampai keluar airmata kalau aku ungkit ulahnya itu.Dasar bocah badung !!.
Mengharukan..
Sesak napasku kali ini sepertinya yang terlama (hampir 5 hari dan sudah ke dokter).
Malam telah larut namun bapak dan ibu serta sebagian saudaraku masih terjaga,mungkin ingin menemani ibukku yang sedari sore nggak beranjak dari sisiku..ibu usap2 punggung dan dadaku dan usapan2 tangan ibukku serasa meringankan deritaku..(aku selalu menginginkan itu).
SEmakin malam sesak napasku kian hebat..aku dengar bapak membaca ayat2 suci,dan aku seperti akan segera kehabisan napas..aku ingat,aku dipeluk erat ibuku..
Tiba-tiba,aku merasa seperti ada hembusan napas di telingaku,napas ibuku disertai isak tangisnya..
"Duh Gusti Allah..andai Engkau ingin mengambil nyawa anakku malam ini,aku ikhlas...tapi,Duh Gusti Allah..andai aku bisa meminta..ambillah nyawaku saja,jangan nyawa anakku..anakku masih muda dan mungkin masih panjang jalan yang bisa dia tempuh..!!" ,ratap ibuku dalam tangisnya.
Masya Allah..ibuku mau menukar nyawanya dengan nyawaku..berarti ibuku harus meninggal..dan kalau ibuku meninggal,aku gak punya ibu lagi...
Subhanallah..Aku merasa semangat hidupku kembali lagi dan aku merasa mulai mudah menarik napas lagi..Ibuku membiarkanku perlahan tertidur dan mengusap usap punggung dan dadaku yang harus tidur dalam posisi duduk,badan depanku disangga 3 bantal..aku pulas.
Note:..ini kisah nyata yang ku alami dan masih melekat di otakku..banyak peristiwa yang menggelikan,menyebalkan,dan mengharukan..namun terlalu banyak untuk kuceritakan disini.
* Ibuku..ibu dengan seribu hati (andai aku bisa seperti beliau)..terimakasih atas pengorbananmu..bahkan nyawamu pun engkau tawarkan..
* mbak Eni dan adikku Rini,terimakasih atas ulah kalian...hehehe..(saudaraku yang lain tunggu giliran kalian.!!)
Facebooker..Have a nice day..GBU.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar